Apa yang sebenarnya penting buat hidup kita? ketika kita ngga bisa menjawab pertanyaan ini, semua hal yang orang lain lakukan jadi terlihat penting dan butuh untuk hidup kita
Melihat orang lain sedang merintis bisnis, kita kepengin, Mendengar orang lain sekolah lagi, kita ikutan. Melihat orang lain menikah, kita pun kepincut. Masalahnya, kita hanya bermodalkan ikut-ikutan, bukan kebutuhan. Kita enggak memutuskannya dengan mendengar apa kata hati kita. Akhirnya, kita hanya melompat-lompat dari berbagai urusan yang enggak bisa kita selesaikan. Alih-alih merasa puas, kita justru akan terus merasa kurang. Lalu, kita menyalahkan orang lain atas ketidakpuasan kita.
Mengharapkan kesempurnaan?
Mengharapkan kesempurnaan di dunia ibarat mencari air minum di lautan. Ketika kita haus, hamparan air laut terlihat menjanjikan, padahal justru menenggelamkan. Ketika kitamenginginkan kesempurnaan, berbagai bentuk kesenangan duniaterlihat memberi harapan, padahal justru membahayakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar